Apresiasi Statement Kepala Bakom Syahganda Nainggolan: “Wartawan itu Nyawanya Negara Ini”

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 11:46 WIB
Agus Sulistriyono CEO Promedia Group mengapresiasi stament bakom syahganda nainggolan.(foto/Ist/doc)
Agus Sulistriyono CEO Promedia Group mengapresiasi stament bakom syahganda nainggolan.(foto/Ist/doc)

 

Karena itu saya berharap pernyataan “wartawan itu nyawanya negara ini” tidak berhenti sebagai kalimat yang indah. Saya mengajak Kepala Bakom untuk menjadikannya sebuah agenda nyata. 

 

Bakom dapat memulai forum dialog rutin dengan wartawan, media lokal dan organisasi pers baik yang tercatat sebagai konstituen di Dewan Pers maupun bukan. Karena faktanya, ada ribuan organisasi pers di luar Dewan Pers yang eksis di setiap kabupaten/kota. Dengarkan langsung persoalan mereka dan petakan kondisi riil industri pers Indonesia hari ini. Sabtu (3/10/2026) 

 

Bakom juga dapat mendorong program peningkatan kompetensi dan transformasi digital bagi wartawan dan media lokal, serta membuka akses komunikasi pemerintah yang lebih luas dan setara hingga ke media di kabupaten dan kota. Pemerintah membutuhkan pers untuk menyampaikan pembangunan kepada masyarakat. Sisi lain, pemerintah membutuhkan pers untuk mendengar kritik, aspirasi, dan realitas dari lapangan.

 

Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi, stabilitas politik, persatuan nasional, dan kepercayaan publik. Pers yang sehat memiliki peran penting dalam semua itu. Karena itu saya menyambut baik pernyataan Kepala Bakom Syahganda Nainggolan.

 

Kalau wartawan adalah nyawa negara ini, mari kita pastikan mereka tidak dibiarkan berjuang sendirian sekadar untuk bertahan hidup. Sebab menjaga wartawan bukan hanya menjaga sebuah profesi. Menjaga wartawan berarti menjaga kualitas informasi, menjaga demokrasi, dan pada akhirnya menjaga Indonesia.

 

Penulis/Agus Sulistriyono

CEO Promedia Group

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X