KEADILANNEWS.com | Beredar video oknum TNI berinisial MS menangis sambil meminta maaf kepada Munir, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Desa Meluntur, Kecamatan Glagah, Lamongan.
Dalam video itu, Munir mengungkapkan bahwa dirinya memaafkan aksi pemukulan yang dilakukan NS pada 17 Oktober 2026 lalu.
“Sudah, sudah saya maafkan asal jangan diulangi lagi. Sudah saya maafkan, sekarang bisa pulang, asal jangan diulang,” ujar Munir dalam video yang diunggah akun Instagram @infolamongan pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Terdengar Munir juga meminta MS agar tak mudah tersulut emosi dan lebih bersabar karena pekerjaannya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa).
“Yang penting sekarang bisa ngontrol emosinya, kamu ini jadi Babinsa, pengaman desa jadi harus dijaga kesabarannya. Jangan suka marah karena enggak pantas dilihat,” lanjutnya.
“Saya enggak ada niat untuk membalas. Saya suda maafkan, jangan diulangi lagi pokoknya besok. Kita semua keluarga,” imbuhnya.
Munir juga mengatakan pada MS untuk menyampaikan pada anaknya bahwa kesalahpahaman sudah selesai.