Langkah tersebut dilakukan agar proses penyaluran tunjangan kepada guru non-ASN tidak kembali mengalami keterlambatan.
“Dan kita juga sudah ada kerja sama dengan KPPN untuk akselerasi SP2D. Jadi, terima kasih untuk kesabaran Bapak-Ibu. Maksimal minggu depan, semua guru non-ASN yang sudah memenuhi syarat pendataannya akan segera mendapatkan TPG,” lanjut Nunuk.
TPG Sempat Terlambat
Sebelumnya, pencairan TPG bagi sebagian guru non-ASN mengalami keterlambatan hingga tiga sampai empat bulan.
Kondisi tersebut menimbulkan keluhan dari sejumlah tenaga pendidik yang menunggu tunjangan profesinya.
Dengan proses administrasi di tingkat kementerian yang telah diselesaikan, pencairan kini dilakukan secara bertahap.
Guru yang datanya telah memenuhi persyaratan diminta menunggu proses penerbitan SP2D hingga dana masuk ke rekening masing-masing.