Jika pemilik mengklaim rutin merawat kendaraan di jaringan resmi, Anda bisa melacak histori perawatannya menggunakan aplikasi digital ATPM seperti T-Care atau meminta bantuan mekanik untuk melakukan pengecekan data.
2. Cek Sektor Mesin dan Ruang Bawah Kap
Jantung dari sebuah kendaraan terletak di balik kap mesin. Mobil tahun muda seharusnya memiliki mesin yang bersih, kering, dan bersuara halus tanpa getaran yang tidak wajar.
Perhatikan apakah ada rembesan oli di sekitar blok mesin atau kabel-kabel yang tampak aus. Pastikan juga tidak ada bekas cat ulang atau ketok palu pada sasis ruang mesin yang mengindikasikan mobil pernah mengalami tabrakan depan.
3. Telusuri Bagian Kolong Mobil
Kolong mobil adalah area paling jujur untuk melihat bagaimana kendaraan tersebut diperlakukan oleh pemilik sebelumnya. "Mobil capek" atau mobil yang sering melibas jalanan rusak biasanya meninggalkan jejak di bagian bawah.
Gunakan dongkrak atau minta bantuan untuk melihat bagian bawah mobil. Periksa apakah ada karat membandel, bekas benturan keras di bagian chassis (sasis), atau kebocoran pada sektor kaki-kaki, transmisi, dan pipa knalpot.
4. Uji Keabsahan Dokumen dan Legalitas Kendaraan
Aspek finansial dan hukum sama pentingnya dengan kondisi fisik mobil. Jangan sampai kendaraan mulus tetapi bermasalah secara hukum.
Artikel Terkait
Target Pemulihan Pasokan BBM Bali Belum Terwujud Merata, Warga Masih Antre
KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Selamat, 1 Turis WNI Masih Dicari
Karhutla Kalteng Belum Usai, ISPU Palangka Raya Tembus Angka 1.300