Dari tampilan visualnya, desain SUV tersebut memiliki sejumlah kemiripan dengan model Chery yang dipasarkan di sejumlah negara.
Namun, tanpa keterangan resmi mengenai identitas model dan spesifikasinya, belum dapat dipastikan kendaraan mana yang menjadi acuan desain tersebut.
Sementara itu, desain kedua menampilkan sebuah sedan dengan bodi memanjang dan garis atap yang melandai ke belakang. Siluetnya menyerupai Chery Fulwin A9L, sedan elektrifikasi yang dipasarkan di China.
Fulwin A9L mengusung teknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik. Model ini juga dibekali teknologi bantuan berkendara pada varian tertentu.
Belum Ada Kepastian Peluncuran
Pendaftaran desain industri merupakan salah satu cara bagi perusahaan untuk melindungi kekayaan intelektual atas rancangan produknya.
Namun, pengajuan atau pencatatan desain tidak serta-merta menandakan bahwa kendaraan tersebut akan diproduksi secara massal maupun dipasarkan di negara tempat desainnya terdaftar.
Artikel Terkait
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah