Karena itu, masyarakat Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sebaiknya memantau pembaruan kualitas udara serta informasi resmi BMKG dan instansi lingkungan hidup.
Jika udara terlihat berkabut atau berbau asap, masyarakat dapat mengurangi aktivitas berat di luar ruangan dan menggunakan masker yang sesuai, terutama jika mengalami gangguan pernapasan.
Kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan penyakit pernapasan, perlu lebih berhati-hati ketika kualitas udara memburuk.
Hingga informasi yang disampaikan pada 16 Oktober 2026, deteksi sebaran asap tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seluruh wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat mengalami pencemaran udara berat.
Pemantauan kualitas udara setempat tetap diperlukan untuk mengetahui dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.*)