“Komponen BPIH untuk dalam negeri jemaah rata-rata sebesar Rp5.643.945,28 akan ditanggung disubsidi pemerintah sebesar Rp3 juta,” jelas Dasco.
Dengan subsidi tersebut, komponen BPIH untuk kebutuhan jemaah di dalam negeri menjadi rata-rata Rp2.643.945,28 per jemaah.
Adapun untuk pelunasan Bipih jemaah haji 2027, Dasco menyebut rata-rata membayar di kisaran Rp23.248.825 setelah berbagai subsidi dari pemerintah.
Perhitungannya berasal dari setoran awal jemaah sebesar Rp25 juta dan saldo nilai manfaat pada rekening virtual rata-rata Rp3,4 juta.
“Maka pelunasan Bipih jemaah haji tahun 1448 H 2027 M sebesar rata-rata menjadi setelah disubsidi pemerintah menjadi Rp23.248.825,” terang Dasco.
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf juga mengungkapkan bahwa kenaikan biaya tidak terelakkan lagi, tapi bersyukur karena Presiden Prabowo menyetujui memberikan subsidi.
“Setelah sebulan lebih bekerja keras, tim Panja Pemerintah dan Panja DPR membahas tentang BPIH, Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji, yang memang secara total tahun ini memang tidak bisa, tidak bisa mengelak, memang melonjak dari tahun lalu. Kita sepakati harga Rp98 juta sekian,” kata Irfan.