nasional

Mitos atau Fakta? Innova Zenix Hybrid Jauh Lebih 'Kebal' Anjlok Dibanding Mobil Listrik Mewah

Minggu, 4 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Menghitung Sisa Harga Hyundai Ioniq 5 vs Toyota Zenix Hybrid Setelah Dua Tahun / Foto Promedia

 

KEADILANNEWS.com | Menanam modal di sektor otomotif kerap menyisakan dilema tersendiri, terutama bagi konsumen yang membidik kendaraan di rentang harga Rp700 hingga Rp800 jutaan. 

 

Di kelas harga ini, pembeli dihadapkan pada dua kutub teknologi yang sama-sama menggoda, murni bertenaga listrik lewat Hyundai Ioniq 5 atau mengandalkan teknologi ramah lingkungan tanpa recharge kabel melalui Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid.

 

Namun di balik kemewahan kabin dan kecanggihan fitur yang ditawarkan, ada satu hukum besi pasar otomotif sekunder yang kerap menentukan keputusan akhir, seberapa besar sisa nilai jual (resale value) kendaraan tersebut setelah dua tahun melenggang di jalanan Indonesia?

 

Berdasarkan dinamika bursa mobil bekas dan pantauan bursa kendaraan seken di kota-kota besar, benturan nilai sisa antara kedua model ini menunjukkan angka yang cukup mencolok. 

 

Mobil listrik murni Battery Electric Vehicle (BEV) seperti Hyundai Ioniq 5 varian Signature Long Range yang saat pembelian barunya dibanderol kisaran Rp780 hingga Rp830 juta umumnya mengalami koreksi harga di pasar sekunder. 

Setelah dua tahun pemakaian, unit bekasnya kini berada di kisaran angka Rp430 hingga Rp480 juta. Artinya, terjadi penyusutan nilai atau depresiasi sekitar 40 hingga 45 persen, menyisakan nilai sekitar 55 persen dari harga awal.

 

Faktor utama di balik merosotnya harga Ioniq 5 di pasar bekas tidak lepas dari cepatnya siklus inovasi teknologi kendaraan listrik global. 

 

Halaman:

Terkini

Saat Hujan Mengendarai Motor Listrik Apakah Aman ?

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:15 WIB