Terkait perubahan harga tersebut, BYD Indonesia menjelaskan bahwa penyesuaian dilakukan sebagai langkah strategis untuk menghadapi dinamika biaya produksi global.
Dengan alasan tersebut, perubahan harga tidak hanya berkaitan dengan biaya produksi, tetapi juga dengan spesifikasi produk dan dukungan kepemilikan kendaraan dalam jangka panjang.
Meski demikian, kenaikan harga yang mencapai ratusan juta rupiah pada sejumlah model tetap menjadi hal penting bagi calon konsumen untuk dipertimbangkan sebelum membeli mobil listrik premium.
Tidak Semua Mobil BYD Mengalami Kenaikan Besar
Berbeda dengan Seal dan Sealion 7, perubahan harga pada sejumlah model BYD lainnya relatif lebih terbatas.
BYD M6 Superior 7-Seater, misalnya, tercatat mengalami kenaikan dari Rp423 juta menjadi Rp435 juta. Adapun varian Superior Captain Seat berubah dari Rp433 juta menjadi Rp445 juta.
Pada segmen mobil listrik dengan harga lebih terjangkau, BYD Atto 1 Dynamic tercatat naik dari Rp205 juta menjadi Rp210 juta.
Sementara itu, BYD Dolphin dan Atto 3 dilaporkan masih mempertahankan banderol pada daftar harga yang dirujuk dalam pemberitaan tersebut.