KEADILANNEWS.com | Ajudan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud, Asky Rizal Toding, menyampaikan permohonan maaf setelah video dirinya bersitegang dengan mahasiswa Gerakan Mahasiswa Nasional IndonesHttps://keadilannews.comia (GMNI) Samarinda viral di media sosial.
Asky mengakui tindakannya berlebihan dan menegaskan insiden tersebut terjadi secara spontan, tanpa instruksi dari pihak lain.
Permintaan maaf itu disampaikan menyusul insiden yang terjadi di halaman Masjid Nurul Mu’minin, kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, pada Senin, 19 Oktober 2026 sekitar pukul 18.00 WITA.
“Saya Asky Rizal Toding, yang saat ini bertugas sebagai ajudan Bapak Gubernur Kalimantan Timur, secara tulus menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan mahasiswa dan warga masyarakat atas sikap arogan saya,” ujar Asky dalam video yang diunggah oleh akun Threads @reynaldoaritonang96 pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Asky juga menyebut bahwa sikap arogansinya itu membuat publik tak nyaman dan tak bisa dibenarkan.
“Saya menyadari bahwa tindakan saya tersebut adalah sebuah kesalahan dan telah menimbulkan ketidaknyamanan serta tidak ada pembenaran atas perbuatan saya,” imbuhnya.
Dalam video berdurasi 1:21 detik itu, Asky menegaskan bahwa tindakan itu dilakukan secara spontan.