daerah

Pasar Wuling Air ev Bekas di Bawah Rp100 Juta, Efek Kanibalisme Binguo EV dan Pasar yang Mulai Jenuh

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 11:22 WIB
Pasar Wuling Air ev Bekas di Bawah Rp100 Juta, Efek Kanibalisme Binguo EV dan Pasar yang Mulai Jenuh / Foto Wuling Indonesia

Jakarta | KEADILANNEWS.com- Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang sangat masif. Namun, dinamika menarik tengah terjadi di segmen mobil listrik bekas, khususnya pada model pionir Wuling Air ev. 

 

Saat ini, banderol bekas mobil mungil tersebut terpantau mulai menyentuh angka di bawah Rp100 juta hingga kisaran Rp110 jutaan untuk varian tertentu. 

 

Penurunan harga yang cukup signifikan ini memunculkan perbincangan hangat di kalangan pengamat otomotif, terutama terkait strategi pabrikan yang dinilai memicu efek kanibalisme produk serta kejenuhan di pasar sekunder.

 

Salah satu pemicu utama anjloknya nilai residu (resale value) Wuling Air ev adalah langkah agresif pabrikan dalam memperluas pangsa pasar secara cepat. 

Kehadiran varian yang lebih ekonomis seperti Wuling Air ev Lite secara langsung mengoreksi patokan harga di pasar. 

 

Situasi ini semakin tertekan ketika Wuling meluncurkan lini kendaraan listrik berdimensi lebih besar, yakni BinguoEV dan Cloud EV. 

 

Kehadiran model-model baru dengan spesifikasi jarak tempuh yang lebih panjang dan kabin lebih lega membuat para pemilik generasi awal berbondong-bondong ingin meningkatkan (upgrade) kendaraan mereka.

 

Akibatnya, bursa mobil bekas sempat mengalami penumpukan unit Wuling Air ev. Para pedagang mobil seken mencatat bahwa suplai kendaraan listrik mungil ini melimpah, sementara tingkat penyerapan oleh konsumen sekunder berjalan lebih lambat dari perkiraan. 

Halaman:

Terkini

Polisi Masuk Kampus, Ajak Mahasiswa Lawan Narkoba

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:50 WIB