Perusahaan juga menambah armada mobil tangki dari 90 menjadi 105 unit untuk mempercepat distribusi ke SPBU.
Kapan Antrean Kembali Normal?
Pertamina memperpanjang jam operasional sejumlah SPBU menjadi 24 jam, terutama di Denpasar dan Badung. Layanan serupa direncanakan diperluas ke Tabanan dan Gianyar.
Simon berharap percepatan distribusi dapat mengurai antrean dalam beberapa hari.
Namun, angka pasokan yang benar-benar sudah masuk dan disalurkan serta daftar SPBU yang masih mengalami antrean perlu disampaikan secara terbuka.
Gangguan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang evaluasi proses bongkar muat dan antisipasi keterlambatan kapal.
Penambahan armada dapat membantu sementara, tetapi Pertamina perlu memastikan distribusi kembali stabil agar antrean serupa tidak berulang.*)
Artikel Terkait
BBM Bali Langka, Pertamina Akhirnya Buka Suara soal Kapal Terkendala dan Lonjakan Pertalite
Tagih Restitusi Rp25 Miliar, David Ozora Klaim Mario Dandy Punya 3 Coffee Shop di Jakarta: Dia Enggak Miskin
BBM Langka di Bali, Bensin Eceran 1,5 Liter Dijual Rp200 Ribu