Veronica diketahui merupakan pemandu aktivitas menyelam bagi wisatawan. Berdasarkan keterangan awal yang diberitakan, ia diduga berada di toilet ketika kapal terbalik.
Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian
Selain melakukan pencarian korban, Polres Manggarai Barat menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian dalam kecelakaan tersebut.
Polisi mendalami faktor arus laut, pengoperasian kapal, serta aspek teknis yang mungkin memengaruhi kestabilan KM Feronia.
Kasat Polairud Polres Manggarai Barat, Iptu Leonardo Marpaung, mengatakan penyidik tidak menutup kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam pengoperasian kapal ketika melintasi kawasan berarus kuat.
“Pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan ada unsur kelalaian dari pihak nakhoda yang kurang memperhitungkan kestabilan konstruksi kapal saat melintasi jalur pusaran arus,” ujar Leonardo.
Polisi juga berencana meminta keterangan dari nakhoda, kepala kamar mesin, awak kapal, agen pelayaran, dan pemilik kapal untuk mendalami kemungkinan pelanggaran prosedur keselamatan pelayaran.
Hingga perkembangan yang dilaporkan pada Rabu, 14 Oktober 2026, satu korban masih dalam pencarian. Sementara itu, penyebab pasti tenggelamnya KM Feronia masih diselidiki oleh pihak berwenang.***
Artikel Terkait
Koranger Gelar Sosialisasi dan Aksi Bersih Pantai Bersama Anak-Anak di Pantai Mangrove Sei Nagalawan
MGS6 EV Resmi Mengaspal: Siap Tantang Pasar SUV Listrik Premium Tanah Air
OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Dana Kebencanaan, Ini Perkembangan Terbarunya