Kabut Asap Jadi Dampak Karhutla
Tingginya pencemaran udara di Palangka Raya menjadi perhatian di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung di Kalimantan Tengah.
Partikel halus PM2.5 dari asap kebakaran dapat menurunkan kualitas udara dan berisiko mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus dan pantau informasi kualitas udara dari sumber resmi.
Penanganan Karhutla Masih Berlanjut
Penanganan karhutla di Kalimantan Tengah terus dilakukan melalui pemadaman, patroli, dan upaya pencegahan agar api tidak meluas.
Artikel Terkait
Chery Siapkan Dua Model Baru untuk Indonesia? SUV dan Sedan Muncul di DJKI
Target Pemulihan Pasokan BBM Bali Belum Terwujud Merata, Warga Masih Antre
KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Selamat, 1 Turis WNI Masih Dicari