Ramai Sound Horeg Disalahkan Usai Pria Jember Meninggal, Anak Korban Ungkap Fakta Mengejutkan

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:33 WIB
Ilustrasi sound horeg dalam sebuah acara karnaval. Kematian seorang pria di Jember saat menonton hiburan tersebut menjadi perbincangan (Ig/@riskysuciawan) (Lie/Promedia)
Ilustrasi sound horeg dalam sebuah acara karnaval. Kematian seorang pria di Jember saat menonton hiburan tersebut menjadi perbincangan (Ig/@riskysuciawan) (Lie/Promedia)

 

Menurutnya, AW memang menyukai sound horeg dan ingin memenuhi keinginan anaknya untuk menonton karnaval.

 

"Jujur ayah saya juga suka sound horeg, ayah seharian kerja pulang sore pengen nurut in kemauan anak nya, nama nya juga orang tua pengen ngeliat anak nya seneng, ini sudah takdir tuhan, saya sebagai anak juga tidak berkeingin an seperti ini," sambungnya.

 

Ceca juga meminta warganet menjaga komentar agar tidak menambah kesedihan keluarga yang sedang berduka. 

 

Ia berharap masyarakat lebih mengutamakan doa bagi sang ayah daripada menyampaikan komentar yang tidak baik.

 

"Semoga ayahku husnul khotimah di tempatkan di tempat yg baik sebaik baiknya, diterima semua amal kebaikan nya, mohon tidak berkomentar yg tidak baik ya, ayah sudah tenang disana, terimakasih semua yg sudah mendoa kan ayah saya, cintaku selamanya untuk ayah," pungkasnya.

 

Sebelumnya, AW, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Jember, dilaporkan meninggal dunia saat menyaksikan karnaval sound horeg di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X