Kualitas Udara Jambi Memburuk, Warga Diimbau Waspadai Dampak Asap

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:44 WIB
Kabut asap terlihat di Simpang Somel, Bungo, Jambi, Senin, 12 Oktober 2026. (Threads/otrisky) (Lie/Promedia)
Kabut asap terlihat di Simpang Somel, Bungo, Jambi, Senin, 12 Oktober 2026. (Threads/otrisky) (Lie/Promedia)

 

Karhutla Berdampak pada Kualitas Udara

 

Kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan di Provinsi Jambi sepanjang 2026. Pemerintah daerah sebelumnya menyebut sejumlah titik api masih ditangani petugas, termasuk di wilayah Rantau Rasau, Berbak Sembilang, dan kawasan Londerang.

 

Asap dari kebakaran dapat membawa partikel halus yang masuk ke saluran pernapasan. Paparan tersebut berpotensi memicu batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperburuk kondisi orang yang memiliki gangguan pernapasan.

 

Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit jantung atau paru-paru termasuk kelompok yang perlu lebih berhati-hati. Namun, keluhan kesehatan yang dialami warga tidak dapat langsung dipastikan disebabkan oleh asap tanpa pemeriksaan medis.

 

Gubernur Imbau Warga Menggunakan Masker

 

Gubernur Jambi Al Haris mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menerapkan langkah perlindungan ketika beraktivitas di luar rumah. Salah satu langkah yang disarankan adalah menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, bijaksana, dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah,” ujar Al Haris dalam keterangan Pemerintah Provinsi Jambi pada awal Oktober 2026.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X