BPBD Kota Padang bersama Tim Reaksi Cepat, TNI, Polri, dan unsur terkait melakukan evakuasi di sejumlah titik banjir. Petugas membantu warga, terutama kelompok rentan, untuk keluar dari kawasan terdampak sekaligus mengamankan barang-barang berharga.
Di sejumlah lokasi, derasnya arus menyulitkan proses penyelamatan. Petugas dilaporkan menggunakan perahu karet, tandu, dan tali sebagai alat bantu untuk mengevakuasi warga menuju tempat yang lebih aman.
Pemerintah Kota Padang juga mengerahkan tim gabungan yang melibatkan BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta dukungan TNI dan Polri. Prioritas penanganan adalah menyelamatkan warga dan memastikan mereka berada di lokasi aman.
Rumah Terendam hingga Akses Jalan Terputus
Selain merendam permukiman, banjir juga dilaporkan menyebabkan kerusakan bangunan. Berdasarkan laporan sementara yang dipublikasikan pada Minggu (11/10/2026), empat rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan berat. Akses jalan masyarakat di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, juga dilaporkan terputus.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu banjir di sejumlah kawasan tersebut. Kondisi ini membuat warga yang tinggal di dekat sungai dan daerah rawan genangan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila hujan kembali turun dan debit air meningkat.
BPBD Imbau Warga Tetap Waspada