Tertarik Promo Ekstrem Mobil Listrik Henan Henrey, Pembeli Malah Gigit Jari Kehilangan Puluhan Juta

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:19 WIB
Konsumen bongkar kasus dugaan penipuan pembelian mobil listrik / foto tangkapan layar Threads @kurniawanzxz_
Konsumen bongkar kasus dugaan penipuan pembelian mobil listrik / foto tangkapan layar Threads @kurniawanzxz_

​

Tergiur dengan iming-iming promo terbatas tersebut, korban akhirnya memutuskan untuk melakukan pemesanan unit dengan menyetorkan uang muka atau down payment (DP) sebesar 50 persen dari total harga promo, atau setara dengan kurang lebih Rp50 juta. 

 

Berdasarkan perjanjian awal, unit kendaraan dijanjikan tiba pada September hingga Oktober 2025. Akan tetapi, hingga memasuki bulan Januari 2026, mobil impian yang dinanti-nanti tak kunjung datang. 

 

Situasi bertambah runyam ketika korban mencoba menanyakan kejelasan, namun mendapati bahwa tenaga penjual atau sales yang dahulu mengurus transaksinya sudah tidak lagi bekerja di tempat dealer tersebut.

​

Kecurigaan korban pun kian memuncak ketika ia mendatangi kantor dealer yang menaungi transaksi penjualan tersebut, yakni PT Evolution Car. Alih-alih mendapatkan penjelasan, ia justru mendapati bahwa kantor operasional dealer tersebut sudah tutup total dan tidak lagi beroperasi. 

 

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan adanya indikasi dan laporan serupa dari sejumlah korban lain yang mengalami kerugian dengan modus operandi mirip, meskipun total akumulasi kerugian secara keseluruhan masih belum dapat diverifikasi secara valid.

​

Di sisi lain, fakta menarik terungkap mengenai identitas kendaraan tersebut. Berdasarkan penelusuran, merek Henrey bukanlah entitas fiktif belaka. Di kancah industri otomotif global, memang terdapat lini kendaraan listrik dengan merek HENREY yang diproduksi oleh produsen asal Tiongkok, yaitu Henan Henrey Automobile Technology Co.Ltd. 

 

Dengan demikian, kontroversi yang terjadi di Indonesia bukan terletak pada keaslian produknya, melainkan lebih mengarah pada persoalan rantai distribusi, tata kelola proses penjualan, serta aspek legalitas dari pihak-pihak yang menawarkan kendaraan tersebut kepada masyarakat luas.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X