Jika saat dilakukan pembongkaran ditemukan bagian karet v-belt yang sudah retak-retak, mengeras, atau bahkan terdapat serat benang di dalamnya yang mulai terburai, komponen ini wajib segera dipensiunkan.
Memaksakan memakai v-belt yang sudah getas berisiko tinggi membuat sabuk putus di tengah perjalanan.
5. Jarak Tempuh Telah Melewati Batas Servis Berkala
Pabrikan sepeda motor umumnya menyarankan pengecekan dan pembersihan CVT secara berkala setiap kisaran jarak tempuh 8.000 km hingga 10.000 km.
Jika motor Anda telah melampaui batas tersebut tanpa pernah menyentuh area CVT, risiko keausan komponen internal akan meningkat tajam akibat penumpukan debu sisa gesekan kampas.
Informasi mengenai tanda keausan CVT di atas mengacu pada panduan teknis serta standar perawatan berkala dari diler dan pabrikan resmi kendaraan roda dua.
Tingkat keausan komponen dapat berbeda pada setiap unit motor, sangat bergantung pada gaya berkendara harian, beban muatan, serta kondisi jalan yang sering dilalui.
Lakukan pemeriksaan menyeluruh dan penggantian suku cadang asli (original spare parts) di bengkel resmi terdekat untuk menjamin keamanan serta performa optimal motor matic Anda.***