Adapun dalam keterangan yang dibagikan melalui unggahan di Instagram @ptplnbatam, disebutkan bahwa pemulihan telah berhasil dilakukan pada pukul 17.58 WIB.
Oleh karena itu, pasokan kelistrikan ke Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur telah teratasi.
Mengenai gangguan jaringan internet di hari yang sama, pihak PLN Batam membantah bahwa gangguan dan pemulihan kelistrikan berkaitan dengan kerusakan kabel bawah laut Singapura-Batam.
Tak hanya itu, PLN Batam juga menegaskan tentang kabar yang beredar mengenai rencana pembatasan nyala listrik 6 jam adalah hoaks.
“Sehubungan dengan beredarnya unggahan grafis di media sosial mengenai ‘Pengumuman Pemadaman Listrik Terencana Selama 3 Hari 12 sampai 14 Oktober 2026’ serta pesan berantai yang menyatakan bahwa listrik hanya menyala dari PLTD Tanjungpinang dan warga hanya kebagian nyala 6 jam, PT PLN Batam menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut adalah tidak benar,” tegas Rudi.
Rudi menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman pemadaman terencana selama 3 hari berturut-turut.
Narasi pemberlakuan pembatasan nyala listrik 6 jam dalam pesan dan gambar yang beredar luas di masyarakat juga dipastikan hoaks.*)
Artikel Terkait
Mobil Listrik Terbakar di Indonesia dan China, Ini Kronologi 6 Kasusnya
PLN Sebut Hewan Liar Masuk ke Area Gardu Induk Jadi Penyebab Batam Blackout 12 Oktober 2026