Empat Hari Saham GOTO Terjun 44%, Bagaimana Kondisi Keuangannya?

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Jumat, 2 Oktober 2026 | 09:01 WIB
*Caption Foto* Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kehilangan 44% harganya dalam empat hari perdagangan sejak batas minimum harga saham Rp50 dibuka. Foto: gotocompany.com
*Caption Foto* Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kehilangan 44% harganya dalam empat hari perdagangan sejak batas minimum harga saham Rp50 dibuka. Foto: gotocompany.com

Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Prottireny, sebelumnya menyatakan penurunan harga saham belum mencerminkan perkembangan fundamental perusahaan.

“Penurunan harga saham lebih disebabkan oleh aspek teknis menyusul aturan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait batas bawah harga saham yang tidak lagi di Rp50,” kata Audrey dalam keterangan resmi yang dikutip EmitenNews.

Sementara itu, Aditya Prayoga dari Phintraco Sekuritas menilai pasar membutuhkan waktu untuk menyesuaikan harga setelah batas Rp50 dibuka.

“Pergerakan dalam beberapa hari pertama ini tidak bisa langsung disimpulkan sebagai perubahan pada prospek bisnis GoTo,” ujar Aditya, sebagaimana dikutip media tersebut.

Menurut Aditya, terbukanya batas harga memungkinkan proses pembentukan harga berlangsung lebih jelas melalui penawaran jual dan beli. Namun, volatilitas masih dapat terjadi sampai pasar menemukan keseimbangan baru.

*Pertumbuhan Pinjaman Diikuti Kenaikan Beban*

Meski kinerja membaik, laporan keuangan juga menunjukkan sejumlah beban yang meningkat.

Pendapatan pinjaman tumbuh sekitar 64,7% menjadi Rp2,70 triliun. Pada saat bersamaan, beban penurunan nilai piutang pembiayaan dan pinjaman naik lebih cepat, sekitar 78,9%, menjadi Rp691,39 miliar.

Biaya keuangan juga meningkat menjadi Rp388,30 miliar dari Rp240,53 miliar. Di luar usaha, perseroan mencatat keuntungan kurs bersih Rp315,14 miliar, tetapi terdapat penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan negatif Rp328,10 miliar.

Angka-angka tersebut memperlihatkan bahwa perbaikan laba berjalan bersama pertumbuhan biaya dan risiko pembiayaan. Namun, laporan keuangan itu sendiri belum menjelaskan penyebab tekanan jual saham pada akhir September hingga awal Oktober.

Hingga penutupan perdagangan Kamis, perbaikan kinerja semester pertama tersebut belum diikuti pemulihan harga saham. GOTO masih berada di Rp28, atau Rp22 lebih rendah daripada posisi Rp50 sebelum perubahan batas minimum perdagangan.(*Lie) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X