Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor menghadapi El Nino melalui publikasi pada Senin, 29 Juni 2026.
BMKG menyebut fenomena tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta penurunan kualitas udara.
Pada akhir Juli 2026, BMKG juga menyampaikan bahwa El Nino diperkirakan bertahan hingga awal kuartal pertama 2027, dengan potensi kekeringan yang perlu diantisipasi.
Peringatan tersebut menekankan perlunya koordinasi pemerintah dan berbagai pihak untuk mengurangi dampak kondisi iklim terhadap masyarakat.
Unggahan dr Tirta Tuai Respons Warganet
Dalam unggahannya, dr Tirta menulis, “Jangan didebat. Jangan bawa2 ‘ini di luar kuasa kami’.”
Ia juga menyinggung waktu persiapan mitigasi dengan menyebut pemerintah semestinya mulai mengantisipasi risiko sejak Juni 2026.