Keterangan tersebut berdasarkan penelusuran data yang dimiliki Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN.
"Berdasarkan data yang kami miliki di Pusdatin BGN, tidak ada SPPG yang beroperasi maupun dalam tahap persiapan di lokasi tersebut," ujar Ketut.
BGN juga telah melakukan pendalaman langsung untuk memastikan fungsi bangunan yang terdampak.
Hasilnya, bangunan tersebut digunakan oleh pihak lain dan tidak berkaitan dengan operasional SPPG maupun pelaksanaan program MBG.
"Kami juga sudah melakukan pendalaman di lapangan dan mendapatkan informasi bahwa bangunan di lokasi digunakan oleh pihak lain, bukan untuk operasional SPPG. Jadi tidak ada keterkaitan langsung dengan program MBG," tegasnya.
Dengan demikian, BGN memastikan ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis tidak berkaitan dengan fasilitas SPPG ataupun gudang penyimpanan yang digunakan untuk mendukung program MBG.
Penyaluran MBG juga disebut tetap berjalan normal karena pasokan bahan pangan tidak terdampak oleh kejadian tersebut.*)