Status kepemilikan, kata Tysa juga tidak terdapat mitra BGN yang mengklaim memiliki bangunan dimaksud.
“Dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” lanjutnya.
Masih dari pernyataan yang sama, Tysa juga menyampaikan BGN turut berduka cita dengan penemuan jenazah dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan.
“Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan,” tuturnya.
Adapun jenazah pria yang ditemukan di bangunan tersebut terborgol dan terikat di teralis besi jendela lantai dua.
Awalnya, warga merasa curiga karena beberapa hari selalu mencium bau busuk dari sekitar lokasi.
Saat evakuasi, kepolisian dari Polres Kendal menemukan bercak daerah di sekitar tubuh korban yang diidentifikasi sebagai warga Kaliwungu, berinisial DNA.