Pasien diketahui mengalami keluhan medis serius berupa adanya luka bernanah di sekitar jaringan bekas operasi pada bagian perut yang memerlukan tindakan bedah lanjutan segera.
Setibanya di RS PHC (Pelindo), kedatangan pasien dan tim ambulans Puskesmas Belawan disambut dengan penuh kehangatan serta profesionalisme oleh pihak rumah sakit, termasuk oleh dr. Ausvin Geniusman Komaini, M.H.Kes, CPOD.
Dr.Ausvin Geniusman Komunikasi, M.H.kes.CPOD juga mengatakan Operasi sangat lancar dengan baik dan menunggu masa pemulihan nya si pasien, dan bisa sembuh dari sakitnya juga bisa beraktifitas seperti biasa. Kami dari RS PHC bisa berkolaborasi dengan pihak puskesmas belawan Untuk membantu masyarakat.
Plt. Kepala UPT Puskesmas Belawan, drg. Tina Ariani, M.Kes, juga mengatakan Operasi ini adalah wujud membantu masyarakat dan terus berkoordinasi kepada pihak RS PHC ( Pelindo) dan saling mendukung program pemerintah.
Berkat koordinasi yang solid antara fasilitas kesehatan tingkat pertama dan rumah sakit rujukan, tindakan operasi terhadap luka bernanah pada bekas operasi Ibu Teriyana tersebut dapat diselesaikan dengan sukses pada keesokan harinya, yaitu hari Jumat.
Sebagai wujud kepedulian yang berkelanjutan, pada hari Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 13.43 WIB, Plt. Kepala UPT Puskesmas Belawan drg. Tina Ariani, M.Kes bersama rombongan jajaran tenaga kesehatan dan didampingi oleh Badan kesehatan Indonesia Raya (Kesira ). mendatangi langsung ruang perawatan di RS PHC.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat dari dekat perkembangan kondisi kesehatan Ibu Teriyana pasca-operasi sekaligus memberikan dukungan moril kepada pasien dan pihak keluarga.
Suasana kebersamaan dan kehangatan tampak jelas dalam kunjungan tersebut, di mana tenaga medis dari Puskesmas Belawan dan pihak RS PHC berfoto bersama di sisi tempat tidur pasien.
Artikel Terkait
Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja
ATR/BPN Dekat Permudah Akses Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan
Toprak Razgatlioglu Jatuh di FP2 Mandalika, Mimpi Tembus Kualifikasi Terancam Buyar?