• Selasa, 13 Oktober 2026

Maia Estianty Singgung Kerja Keras dan Sedekah, Ucapannya Soal ‘Burung Liar’ Picu Amukan Ribuan Netizen

Photo Author
Lili Suheli, KeadilanNews.com
- Senin, 12 Oktober 2026 | 15:34 WIB
Maia Estianty mendadak privat akun Threads miliknya buntut postingan kerja keras dan sedekah (ig@maiaestiantyreal). (Lie/Promedia)
Maia Estianty mendadak privat akun Threads miliknya buntut postingan kerja keras dan sedekah (ig@maiaestiantyreal). (Lie/Promedia)

 

KEADILANNEWS.com | Musisi kondang Maia Estianty tengah menjadi sorotan setelah unggahannya di Threads @maiaestiantyreal mengenai rezeki, kerja keras, dan sedekah menuai kritik dari warganet. 

 

Pernyataan tersebut dinilai sebagian pengguna media sosial terlalu menyederhanakan persoalan ekonomi dan kemiskinan.

 

Utas yang diunggah Maia itu membahas keyakinan bahwa setiap makhluk telah memiliki rezeki. 

 

Ia kemudian menggunakan perilaku burung liar sebagai perumpamaan mengenai pentingnya berusaha untuk mendapatkan penghasilan.

 

Namun, unggahan tersebut justru memicu perdebatan. Sebagian warganet menilai kondisi ekonomi seseorang tidak selalu dapat dikaitkan dengan seberapa keras orang tersebut bekerja atau seberapa banyak bersedekah.

 

"Melihat burung liar makan, berpikir bahwa semua mahluk rejeki nya ditanggung Allah itu benar, tapi burung juga kalau males terbang juga gak bakal dapet makanan... artinya kalau kita hidupnya kurang banyak uang, artinya kudu lebih ikhtiar lagi bekerja seperti burung yang terbang sana sini mencari makanan... kita males, ya rejeki kita seret, akan seret lagi kalo gak pernah bersedekah (dengan uang atau tenaga)," tulis Maia di akun Threads miliknya yang diakses pada Senin, (12/10/2026).

 

Utas tersebut kemudian ramai mendapat respons. Salah satu warganet dengan user Threads @dynderse21 bahkan menyebut Maia mulai dianggap tone deaf atau kurang peka terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Lili Suheli

Terkini

X