Bung Binder menilai fleksibilitas tersebut menunjukkan Herdman tidak terpaku pada pemain atau sistem tertentu. Pemain yang tidak tampil optimal dapat diganti demi menjaga kepentingan tim.
“Ini adalah pembuktian bahwa John Hartman tidak keras kepala; dia tidak memiliki ‘anak emas’. Jika pemain tidak perform, dia cepat melakukan perubahan demi kebaikan tim,” ujar Bung Binder seperti yang dikutip dari kanal YouTubenya pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Indonesia akhirnya mampu bertahan dalam pertandingan yang berlangsung hingga 120 menit.
Setelah skor berakhir 2-2, empat penendang Indonesia, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, sukses menjalankan tugas dalam adu penalti.
Kemenangan tersebut membuat Indonesia menjadi juara edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi Herdman, keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa fleksibilitas taktik dan kedalaman skuad dapat menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen berikutnya.(Lie)