Kejadian tersebut menghentikan usahanya lebih cepat dan memaksanya harus puas menempati posisi start ke-18 untuk balapan utama hari ini.
Menanggapi hasil tersebut, Veda memilih bersikap ksatria dan tidak mencari-cari alasan atas insiden yang dialaminya.
Ia menyatakan bahwa kejadian di lintasan merupakan bagian dari proses pembelajaran penting bagi seorang pembalap untuk terus berkembang di ajang balap level dunia.
Walaupun harus memulai lomba dari barisan belakang, semangat juang pembalap andalan Indonesia ini sama sekali tidak surut.
Berbekal ritme kecepatan motor yang terbukti kompetitif sepanjang sesi latihan bebas sebelumnya, Veda optimis bahwa potensi kendaraannya jauh lebih baik daripada posisi start yang dimilikinya saat ini.
Ia bertekad untuk mengerahkan kemampuan maksimal demi melakukan aksi pemulihan posisi dan merangsek naik ke barisan depan guna mendulang hasil positif di markas besar Honda.***