Kondisi tersebut membuat waktu keberangkatan dan kehadiran kepala daerah di tengah situasi yang dihadapi masyarakat ikut dipertanyakan.
Sorotan publik tidak hanya berkaitan dengan tujuan perjalanan, tetapi juga menyangkut kepekaan pemerintah terhadap kondisi warga yang terdampak kebakaran dan kabut asap.*)