Wagub DKI: Akan Sita dan Denda Motor yang Naik Trotoar

0
242
Sandiaga Uno

Keadilannews.com, Jakarta – Sandiaga Salahuddin Uno Wakil Gubernur DKI Jakarta menegaskan akan melakukan tindakan represif terhadap para pengendara motor yang naik ke trotoar. Salah satu langkah tersebut yang akan diambil dengan menyita motor yang dikendarai.

Sandiaga Mengatakan “Mungkin salah satunya dicabut bannya atau diangkat sekaligus motornya. Suruh dia (pengendara) jalan kaki,” kata Sandiaga di Blok G, Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018).

tindakan yang selama ini dilakukan yakni push up dinilai kurang represif dan tidak menimbulkan efek jera. Sanksi yang diberikan akan lebih diingat apabila menimbulkan dampak finansial. Ia mencontohkan, selain menyita motor, Pemprov bisa menerapkan denda Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta kepada pengendara yang naik trotoar.

Sandiaga juga akan menggalakkan kembali bulan tertib trotoar yang pernah dijalankan pada Agustus 2018 dan diperpanjang hingga September 2018. Ia berharap kebijakan itu bisa diterapkan sepanjang tahun.

Sandiaga meminta agar pengendara memperhatikan kepentingan orang lain, terutama para penyandang difabilitas. Ia mencontohkan, garis kuning di trotoar, yang terbuat dari plastik, akan mudah rusak apabila dilindas sepeda motor. Tanpa adanya kepedulian dari masyarakat, lanjut dia, infrastruktur yang disediakan pemerintah tidak akan berfungsi optimal,”Tegas Sandi.

“Kita ini bagian dari metropolis kalau masyarakat enggak berubah ya mau dibangun infrastruktur secanggih apapun juga enggak akan bisa sukses. Jadi saya bukan hanya mengimbau, karena pemerintah tugasnya memerintah kan. Kita perintahkan aparat untuk menindak tegas.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY