Sutopo: Tsunami di Palu Mencapai Titik Tertinggi 11,3 Meter

0
247

Keadilannews.com – Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan, tsunami mencapai titik tertinggi hingga 11,3 meter di Desa Tondo, Palu Timur, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sementara titik terendah tercatat 2,2 meter di Desa Mapaga, Kabupaten Donggala.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Sutopo menyebut, tsunami dengan titik tertinggi maupun titik terendah menerjang pantai, menghantam permukiman, serta gedung-gedung dan fasilitas umum. Akibatnya, gedung dan rumah-rumah warga rusak dan berbagai fasilitas umum hancur.

Tsunami dengan titik tertinggi melanda Kota Palu membuat kota tersebut menjadi daerah terdampak bencana paling parah di Sulteng. BNPB mencatat, korban meninggal dunia di Kota Palu sebanyak 1.636 orang. Dari total 2.045 korban meninggal dunia akibat gempa, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Sulteng pada 28 September 2018 lalu.

Selain itu, Sutopo menjelaskan, variasi ketinggian tsunami disebabkan topografi masing-masing daerah. Sehingga, tsunami yang menerjang daerah tersebut juga berbeda-beda. “Tsunami sampai ke daratan itu berbeda-beda, tergantung dari topografi daerah. Itulah yang mengakibatkan ada daerah yang sangat parah, ada yang tidak,” jelas Sutopo.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY