Potensi Suara Kelompok Millenial Pada Pemilu 2019

0
367
Illustrasi

Keadilannews.com – Potensi Kelompok milenial bisa menjadi lumbung suara pada Pemilihan Umum 2019. Peneliti senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ikram Masloman menyarankan pendekatannya harus melalui hobi.

“Di list kami ada tiga, lewat film, musik, dan olahraga. Ini jadi panduan paslon supaya modifikasi diri,” kata dia dalam diskusi di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Ikram Mengatakan cara pendekatan lainnya, yakni pasangan calon dan tim sukses wajib memperjuangkan isu penting bagi milenial, misalnya pengurangan pengangguran dan akses tempat tinggal. “Mereka sensitif ke isu perumahan, pengangguran. Mereka concern (peduli) kesana.

Kemudian Pakar branding Yuswohady menyarankan peserta pemilu agar menggabungkan antara nilai rasional dan emosional. Sebab, pemilih milenial bisa mengubah pilihan politik pada menit-menit terakhir karena menjatuhkan pilihan berdasarkan pertimbangan emosional dan rasional.

Pilihan rasional, yakni pemilih milenial memilih berdasarkan program yang oke. “Akan tetapi, menit terakhir si calon menusuk hati pemilih maka mereka (pemilih milenial) bisa mengubah pilihannya,” katanya, Sabtu (15/9).

Berdasarkan surveinya, LSI memperkirakan ada 40-50 persen pemilih masuk kategori milenial pada Pemilu 2019. Mereka yang termasuk kategori milenial, yakni pemilih pemula dan pemilih muda.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY