Keadilannews.com, Jakarta – Sutriyono Anggota Komisi II DPR, meminta Presiden Joko Widodo harus turun tangan untuk menangani peristiwa KTP elektronik tercecer di Bogor, Jawa Barat, menjelang pilkada. Menurut dia, Presiden harus mengambil tindakan tegas jika nyata-nyata terjadi kelalaian terkait dokumen warga negara yang disebut Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terdapat unsur sabotase tersebut.

Sutriyono Menyatakan, peristiwa tercecernya KTP-el tersebut sebagai persoalan serius karena menyangkut data dokumen warga negara dan negara.

Tidak cukup memberikan sanksi pada pejabat paling bawah. Presiden harus mengambil tindakan yang tegas agar tidak terulang kembali di kemudian hari. Ini yang sudah kedua kalinya. Presiden harus ambil tindakan,”Kata Sutriyono kepada wartawan, Senin (28/5/18).

Sutriyono pun menilai Kemendagri menjadi pihak yang bertangung jawab atas  terulangnya peristiwa KTP-el tercecer menjelang pilkada, yang kali ini terjadi di Bogor, Jawa Barat. Ia menilai peristiwa tersebut bukanlah pertama kalinya terjadi, yakni pada Pilkada DKI lalu. Hal itu pun, kata Sutriyono, makin menambah suasana pilkada menjadi lebih panas.

 

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY