Keadilannews.com — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan PBB “runtuh” ​​ketika menghadapi pasukan keamanan Israel yang menewaskan lebih dari 60 warga Palestina di Jalur Gaza selama protes awal pekan ini.

Berbicara pada hari Rabu di ibukota Turki, Ankara, Erdogan menggambarkan PBB sebagai “selesai” karena kurangnya tanggapan terhadap penggunaan kekuatan mematikan yang terus menerus  di lakukan Israel terhadap demonstran di daerah kantong pantai yang terkepung.

Pada hari Senin, pasukan Israel menewaskan lebih dari 60 demonstran Palestina di sepanjang pagar Gaza dengan Israel ketika puluhan ribu orang berunjuk rasa sebagai bagian dari Great March of Return, dan terhadap pembukaan kedutaan AS baru di Yerusalem.

Lebih dari 2.700 lainnya terluka ketika tentara menembakkan peluru tajam dan gas air mata kepada mereka yang telah berkumpul.

Erdogan menuduh Israel “tirani” dan mengatakan Turki akan mengevakuasi mereka yang terluka dari Gaza, di mana keterbatasan fasilitas Rumah sakit di Gaza.

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY