Keadilannews – Presiden Rusia Vladimir Putin Berjanji untuk memperkuat angkatan bersenjata Rusia. Putin juga mengatakan bahwa militer Rusia bersifat defensif dan ofensif, karena itu tentara Rusia akan diberi “senjata dan teknologi terbaru” untuk membantu mereka melindungi negara dan sekutunya dengan lebih baik.

Presiden Rusia itu tiba di wilayah Siberia Zabaikalsky pada Kamis (13/9/2018) untuk mengamati latihan militer besar-besaran Rusia, yang disebut ‘Vostok-2018.’

Latihan militer tersebur menurut Kementerian Pertahanan Rusia sebagai latihan terbesar negara itu sejak berakhirnya Perang Dingin.

Latihan ini melibatkan lebih dari 300.000 pasukan dan juga menggabungkan tentara dari Cina dan Mongolia.

Latihan dimulai pada Selasa (11/9/2018) dan dijadwalkan akan berlangsung di lima tempat yang berbeda. Mulai dari rentang di Timur Jauh Rusia dan di perairan Laut Jepang, Laut Bering, dan Laut Okhotsk hingga 17 September.

Putin memuji “kekuatan” dan “kemampuan untuk menghadapi ancaman potensial” militer Rusia, setelah ia menyaksikan latihan di tempat pelatihan militer Tsugol dekat perbatasan dengan Mongolia dan Cina.

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY