Keadilannews- Ratusan ribu demonstran turun ke jalan untuk menuntut kontrol senjata yang lebih ketat di Amerika Serikat (AS), Sabtu (24/3). Tidak hanya diikuti oleh para korban selamat dari insiden penembakan, aksi demonstrasi ini juga didukung oleh para selebritas papan atas seperti Ariana Grande, Miley Cyrus, dan Jennifer Hudson.

Aksi tersebut dinamai dengan gerakan March for Our Lives. Gerakan itu muncul setelah terjadinya insiden penembakan mematikan yang menewaskan 17 orang di sebuah sekolah menengah atas di Parkland, Florida, bulan lalu.

Para pengunjuk rasa, termasuk sebagian besar anak muda dan anak-anak, berkumpul di sepanjang Pennsylvania Avenue, Washington. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Lindungi anak-anak jangan meriam” dan “Apakah saya berikutnya?”.

Ketua siswa dan korban selamat dalam insiden Parkland Emma Gonzalez memberikan pidato pada acara utama di Washington DC. Setelah menyebutkan daftar nama-nama korban, dia tetap diam di atas panggung selama enam menit dan 20 detik. Waktu itu digunakan untuk mengheningkan cipta bagi mereka yang terbunuh.

Penyanyi Ariana Grande, dan Miley Cyrus tampil di atas panggung yang didirikan di depan gedung Capitol AS. Jennifer Hudson juga tampil selama Pawai March for Our Lives di Washington DC.

Hudson tampil dengan membawakan lagu Bob Dylan, The Times They Are A Changin. Hudson juga mengalami pengalaman buruk di mana dia kehilangan ibu, saudara laki-laki dan keponakannya karena kekerasan penembakan.

Musiknya diselingi dengan pidato berapi-api dari para pemimpin muda. “Kami akan terus berjuang untuk teman-teman kami yang telah meninggal,” kata seorang pembicara Delaney Tarr, seorang siswa Parkland, dilaporkan BBC, Ahad (25/3).


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY