Festival Surabaya Cross Culture Di Meriahkan Oleh Ratusan Negara

0
272

Keadilannews.com – Festival Surabaya Cross Culture Internasional di ikutin Ratusan peserta dari berbagai mancanegara dan beberapa kota di Indonesia Festivsl kali ini bertema Folk Art, yang digelar di sepanjang Jalan Tunjungan, Surabaya, Minggu (15/7). Acara Tersebut menampilkan atraksi budaya dibalut kostum yang menjadi ciri khas masing-masing setiap negara dan kota.

di mulai pada pagi hari, satu per satu peserta memulai unjuk kebolehan dengan menampilkan berbagai macam atraksi budaya dan tarian tradisional dengan diiringan musik. Diawali dari negara Uzbekistan, Rusia, New Zealand, Kota Singkawang, Bulgaria, Jerman, Banjarmasin, Polandia, Rumania, dan negara serta kota lainnya, membuat pembukaan event tahunan tersebut terasa lebih meriah.

Selama acara berlangsung, tampak warga Surabaya terhibur ketika menyaksikan secara langsung budaya tari dan musik dari masing-negara dan kota. Wajah sumringah juga ditampilkan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang turut memberi semangat kepada peserta yang tampil.

Risma menyatakan, meriahnya acara Surabaya Cross Culture tahun ini, yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya membuktikan Kota Pahlawan sudah aman. Meskipun beberapa waktu sebelumnya, Surabaya sempat diguncang peristiwa ledakan bom di beberapa tempat ibadah, dan Mapolrestabes Surabaya.

“Ini menunjukkan Surabaya sudah aman dan ke depan saya yakin jumlah peserta yang ikut semakin banyak,” ujar wali kota perempuan pertama di Surabaya tersebut, saat menjamu para tamu mancanegara di lobby balai kota lantai 2, Minggu (15/7/2018).

Terkait meningkatnya jumlah peserta, lanjut Risma, juga tidak lepas dari persiapan yang lebih baik dibandingkan tahun kemarin. Persiapan yang matang ini juga diyakininua akan mampu menarik sekaligus meningkatkan jumlah wisata mancanegara untuk datang ke Surabaya. “Kalau semakin banyak itu semakin bagus karena Surabaya akan menjadi kota wisata,” tutur Risma.

warga Surabaya sudah mengerti posisi kotanya yang telah menjadi destinasi wisata sekaligus sebagai wadah pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya. Menurutnya itu dibuktikan dengan keramahan warga Surabaya saat menerima tamu-tamu dari negara lainnya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY