Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

Keadilannews.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat  rapat terbatas evaluasi proyek strategis nasional di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (16/4/2018) menolak usulan Kementerian Perhubungan yang ingin memasukan tujuh proyek tambahan untuk masuk dalam program proyek strategis nasional.

Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa ketujuh proyek ini adalah Pelabuhan Merak, Pelabuhan Bakaheuni, Pelabuhan Gilimanuk, Bandara Sukabumi, Double Track Bogor-Sukabumi, Bandara Kediri, dan Pelabuhan Ketapang. Ketujuh proyek yang diusulkan setelah ditinjau ulang masih bisa diselesaikan tanpa harus masuk dalam proyek strategis nasional. Menurut Presiden Joko widodo Ketujuh proyek ini dianggap belum cocok untuk masuk proyek strategis nasional.

“Setelah dicari kebutuhannya apa, kebutuhannya adalah bagaimana diperoleh satu kepastian dan standar yang lain bagaimana proyek-proyek tersebut untuk pembebasan tanah,” tutur Mentri Perhubungan Budi Karya usai rapat terbatas di Istana Negara, Senin (16/4/2018).

Dengan persoalan dalam pembebasan lahan, Budi Karya mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan aturan dalam bentuk peraturan pemerintah (PP) atau peraturan presiden (Perpres) di mana pemerintah akan mendorong agar proyek strategis ini bisa diselesaikan sesegera mungkin. Dengan aturan tersebut maka pembebasan lahan bisa lebih mudah tanpa proyek harus masuk dalam proyek strategis nasional. Selain itu Kemenhub juga bisa menggunakan aturan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah.

Budi menjelaskan, dalam pembebasan lahan ini pemerintah juga menyiapkan uang kerohiman untuk sejumlah proyek. Uang ini diberikan kepada pihak tertentu baik perusahaan atau masyarakat yang harus dibayar oleh pemerintah.

Selama ini proyek yang masuk dalam proyek strategis nasional akan mendapatkan kemudahan dalam pembebasan lahan. Namun melalui PP atau Perpres yang akan dibuat nanti, maka proyek strategis yang mulai dikerjakan oleh pihak swasta pun bisa mudah membebaskan lahan asalkan proyek itu memang bermanfaat bagi masyarakat.

 


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY