KeadilanNews– PT Pertamina (Persero), perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki pemerintah Indonesia (national oil company),  genap berusia 60 tahun pada Minggu (10/12/2017). Salah satu badan usaha milik negara yang memberi kontribusi besar  kepada penerimaan negara.

Sebuah perjalanan usia yang sangat panjang berawal dari berdirinya PT Permina pada 10 Desember 1957, empat tahun kemudian perseroan berganti nama menjadi Perusahaan Negara (PN) Permina dan setelah merger dengan PN Pertamina pada 1968 namanya berubah menjadi PN Pertamina.

Dengan bergulirnya Undang Undang No 8 Tahun 1971 sebutan perusahaan menjadi Pertamina. Sebutan ini tetap dipakai setelah Pertamina berubah status hukumnya menjadi PT Pertamina (Persero) pada 17 September 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 pada tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Direktur Eksekutif Indonesia Visioner Azhar Kahfi mengungkapkan Sudah 60 tahun Pertamina telah melayani kebutuhan energi dalam negeri dengan mengelola kegiatan operasi yang terintegrasi di sektor minyak, gas, dan panas bumi. Pertamina juga senantiasa berupaya untuk memperbaiki kinerja operasi dan keuangan guna memberikan kontribusi yang terbaik bagi perekonomian Indonesia.

“Perjalanan selama 60 tahun bukanlah perjalanan yang mudah untuk dilalui suatu perusahaan dalam mencapai suatu target ataupun kesuksesan. Pastinya perjalanan penuh dengan tantangan dan rintangan dalam mencapai target kesuksesan tersebut,” Kata Kahfi Saat dijumpai di kediamannya Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (10/12).

Kahfi menambahkannya Perusahaan yang sekarang dipimpin Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama Pertamina sudah menuju perusahaan berkelas dunia atau World Class. Perusahaan pertamina mempunyai bisnis baik di usaha hulu maupun hilir migas. Tapi terkadang yang menjadi dilema pertamina karena satu sisi sebagai Perusahaan Minyak negara dituntut untuk meyediakan pasokan BBM dan dituntut untuk menghasilkan laba atau keuntungan untuk pemerintah.

“Kedepan Pertamina mempunyai tugas baru skema holding migas. Yang terdiri atas PT Pertamina (Persero) sebagai induk holding dengan kepemilikan saham 100 persen dimiliki oleh negara. Pertamina akan menguasai PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk sebagai anak holding melalui pengalihan 57 persen kepemilikan saham,” paparnya.

Lanjut Kahfi, tujuan holding BUMN migas, sudah seharusnya memberikan nilai tambah dan diharapkan Pertamina menjadi perusahaan tangguh.

Harapan kami sebagai anak bangsa dan Indonesia Visioner mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke 60 PT. Pertamina (Persero) semoga bisa mewujudkan visi perusahaan: “Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia” dan tercipta Kemandirian Energi untuk Indonesia Mendunia. (Endro)


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY