Keadilannews– Rusaknya satelit Telkom 1 sekitar bulan Agustus 2017 hingga hari ini masih belum menemukan titik terang penyebabnya. Beberapa aktivis dari Format Indonesia (Forum Mahasiswa Untuk Nawacita Indonesia) mengatakan bahwa hal ini akibat kegagalan Dirut PT Telkom dalam menentukan skala prioritas dan menaati aturan hukum.

“Aksi heroik penanganan rusaknya satelit Telkom 1 itu kemarin kamuflase aja. Dibalik itu ada hal besar yang ditutupi. Pertama penggunaan satelit Telkom 1 yang melebihi batas usianya itu melanggar aturan yaitu PP NO 53 Tahun 2000 dan Permenkominfo NO 21 Tahun 2014. Kedua manajemen PT Telkom gagal melakukan manajemen yang baik saat menggunakan satelit tua usianya. Tak ada backup seperti ucapan Pak Menkominfo Rudiantara,” Kata Asep Ubaidillah

Atas temuan dua hal tersebut, Asep meminta DPR RI memanggil dan memeriksa Dirut PT Telkom Alex J Sinaga untuk mempertanggung jawabkan Kecerobohannya. Asep juga meminta Alex J Sinaga untuk mundur dari jabatannya.

Setelah melaporkan skandal satelit Telkom-1 kepada Lembaga Ombudsman dan Kementerian Komunikasi dan Informasi, hari ini (20/4) Format Indonesia telah melaporkan dan menyerahkan bukti-bukti kepada anggota DPR RI Komisi Satu, Dave Laksono.

“Alhamdulillah hari ini akhirnya perjuangan dan aspirasi kami sudah didengar oleh Wakil Rakyat, Mas Dave Laksono dengan baik. Saya sudah serahkan bukti-bukti dan meminta Mas Dave untuk mendorong di komisi 1 agar permasalahan satelit telkom-1 diselidiki,” Kata Asep Ubaidillah, S.H

Lanjut Asep, sebagai tokoh muda yang saya lihat baik dan progresif, saya yakin Mas Dave akan memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan baik.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY