Ridwan Hasibuan Ketua Divisi Perlindungan anak dan Perempuan Yayasan Rumpun anak Pesisir

Keadilannews.com, Jakarta – sebagai ibu kota negara Republik Indonesia, Jakarta  yang padat dengan segala aktivitas individu individu yang berjuang untuk mencari nafkah. Mencari nafkah Tak Hanya di tengan Kota, di pesisir pantai Jakarta Juga di jadikan lahan untuk mengais rezeki. Ketika para nelayan menjajakan hasil tangkapanya terutama kerang hijau yang tinggi akan permintaan konsumen, membuat para nelayan kewalahan akan permintaan kerang  hijau tersebut.

Imbasnya anak anak di bawah umur di pekerjakan untuk mengupas dan merebus kerang hasil tangkapan para nelayan. Umumnya anak anak yang bekerja ini masih duduk di bangku sekolah dasar hingga remaja, Usia anak-anak yang menjadi buruh pengupas kerang masih usia sekolah. Fokus mereka terpecah, bagi yang masih bersekolah dan Beban menafkahi keluarga ada di pundak mereka.

Masalah ini di ungkapkan Ridwan Hasibuan Ketua Divisi Perlindungan anak dan Perempuan Yayasan Rumpun anak Pesisir menyatakan ”Miniatur Problematika di Jakarta ada di muara angke baik masalah pekerja anak, buta huruf, anak putus sekolah, nikah dini itu bagian kecil masalah anak di pesisir utara Jakarta dan masih banyak masalah lain seperti ekonomi, lingkungan, masyarakat dengan kondisi pola pikir orang orang dewasa yang belum terbangun” Muara Angke (29/04).

Dalam hal ini Yayasan Rumpun Anak Pesisir Konsisten mengawal tumbuh kembang anak anak nelayan di Pesisir Utara Jakarta, kalaulah apabila ada Pihak pihak yang membahas masalah legalitas wilayah sampai kapanpun tidak akan selesai dan itu sebagai pemunduran pola pikir, karna kalau kita tidak fokus pada hal hal yang teknis seperti bangunan dan legalitas tanah satu dua hari kedepan bisa di ratakan bahkan bisa di tenggelamkan.

Maka dari Itu Ridwan Hasibuan mengajak kepada pihak pihak terkait untuk peduli untuk fokus dalam pembangunan karakter dan mental sumber daya manusia, sehingga kedepan taraf dan cara pandang generasi anak anak nelayan mampu bersaing.

Editor : Ali

LEAVE A REPLY