JAKARTAKEADILANNEWS – Front Pemuda Madura (FPM) meminta agar Petronas Carigali segera angkat kaki dari Pulau Madura.

Tuntutan itu disampaikan dalam aksi demonstrasi di depan gedung SKK Migas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan dan Kantor Petronas di Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, (07/11/2019).

Mereka menganggap jika selama ini Petronas Carigali yang melakukan eksploitasi sumber daya alam (SDA) di Sampang, Madura tetapi nyaris tidak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Petronas Carigali diketahui sudah sejak tahun 2013 melakukan kegiatan eksploitasi minyak dan gas di Sampang, Madura.

Bahkan Bupati Sampang, Slamet Junaidi pada bulan Oktober lalu juga memanggil Petronas Carigali karena tidak ada kerja sama yang jelas dengan Pemkab Sampang dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Mereka sudah mengambil kekayaan yang terkandung di bumi Madura, tetapi mereka tidak memperhatikan nasib kehidupan masyarakat setempat. Ini sangat keterlaluan,” kata Koordinator Aksi, Imam Rohmatullah ditemui seusai aksi.

Menurut Imam, wajar jika masyarakat kecewa dan mengusir Petronas Carigali dari Pulau Madura.

“Harus diakui nyaris tidak ada sumbangsih nyata yang diberikan Petronas Carigali kepada masyarakat. Padahal selama ini masyarakat juga mendapatkan dampak dari kegiatan eksploitasi migas yang dilakukan Petronas tersebut,” tegas Imam.

Ia juga meminta agar SKK Migas juga ‘mengusir’ Petronas Carigali Madura.

“SKK Migas wajib bertindak tegas bagi perusahaan migas yang nakal untuk segera angkat kaki dari wilayah eksploitasi,” kata Imam.

Imam berjanji pihaknya akan kembali melakukan aksi demonstrasi dengan massa yang jauh lebih besar, jika tuntutan mereka tidak segera direspon.

“Kami akan kembali melakukan aksi dengan massa yang sangat besar, jika mereka tetap tutup telinga terhadap kenyataan yang terjadi,” tandas Imam.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY