Jakarta, Keadilannews – Menyusul terjadinya bom bunuh diri yang menyasar tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5) pagi, kewaspadaan di setiap objek vital di Ibu Kota ditingkatkan sebagai langkah antisipasi adanya aksi teror.

Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan instruksi kepada seluruh SKPD terkait termasuk wali kota, bupati, camat dan lurah untuk meningkatkan pengawasan.

“Kewaspadaan, pengawasan dan penjagaan lingkungan, terutama objek vital dan titik kumpul massa, harus ditingkatkan,” kata Anies.

Selain itu, dia juga menginstruksikan agar jajarannya berkoordinasi dan memfasilitasi seluruh aparat keamanan di wilayahnya masing-masing, sekaligus menenangkan masyarakat agar tidak timbul kekhawatiran yang berlebihan.

Bom bunuh diri terjadi di Gereja Katolik Bunda Maria Tak Tercela, Gereja Kristen Indonesia (GKI), dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS). Sedikitnya 11 orang tewas dan 40 orang mengalami luka akibat serangan tersebut.

Serangan terhadap tiga gereja di Surabaya terjadi tak lama dari peristiwa kerusuhan napi terorisme di Mako Brimob, yang menewaskan enam korban, belum lama ini.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY