Keadilannews.com, Jakarta- Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta menegaskan, pembangunan di pulau reklamasi yang dilakukan tanpa izin mengganggu kewibawaan negara.

Anies Mengatakan “Pembangunan seperti ini dilakukan tanpa izin yang benar itu mengganggu kewibawaan negara. Karena itu, kami semua di sini memastikan negara wibawa, negara dihormati, “Anies saat di Pulau D, Jakarta Utara, Kamis (7/6)

Anies akan memastikan kedepanya semua aturan dapat ditegakkan. Ia meminta semua pihak jangan menyederhanakan dan menganggap enteng keseriusan Pemprov DKI Jakarta.

“Republik ini harus berwibawa di mata semua, jangan sampai republik ini kendor longgar dan justru takluk,” tutur Anies menegaskan.

Anies menegaskan, hukum tidak hanya tegak kepada mereka yang kecil dan lemah, tetapi juga kepada mereka yang besar dan kuat. Ia pun bersyukur penyegelan ini berjalan dengan baik.

“Dan kita ingin agar semua kegiatan di Jakarta mengikuti tata aturan yang ada dan Alhamdulillah kegiatan penyegelan tadi berjalan dengan baik. Petugas Satpol PP maupun petugas Dinas Cipta Karya dan Tata Kota semuanya menjalankan dengan baik dan kita harap semua ini bisa berjalan tuntas,” ujar Anies.

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penutupan dan penyegelan bangunan di pulau reklamasi, yakni Pulau C dan D, pada Kamis (7/6). Di sana terdapat spanduk Pemprov DKI Jakarta berupa peringatan lokasi  ditutup karena melanggar pasal 69 ayat 1 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

 

LEAVE A REPLY