Masyarakat Trauma Pasca Gempa di Banten

0
19

Keadilan News – Masyarakat yang berada di wilayah dekat pusat gempa Banten masih banyak di pengungsian meski peringatan dini Tsunami telah berakhir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut masyarakat memilih bertahan di pengungsian karena kembali mengalami trauma gempa.

“Sampai siang ini kami mendapatkan informasi masyarakat trauma. Wajar saja karena belum ada 1 tahun di selat Sunda tiba-tiba tsunami nonteknik,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Sabtu (3/8/3019).

Rahmat kembali menyampaikan bahwa tak ada tsunami usai gempa Banten kemarin malam. Masyarakat diminta beraktivitas seperti sedia kala.

“Dan mewaspadai potensi gempa susulan,” ucap Rahmat.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY