Keadilannews.com -Selama beberapa generasi, Sungai Citarum di Indonesia telah menyediakan ikan untuk makan, irigasi untuk sawah, dan air bersih untuk minum, mencuci dan memasak untuk jutaan orang yang tinggal di sepanjang tepiannya.

Tapi hari ini, citarum dikenal sebagai sungai paling tercemar di dunia.

Sungai yang memasok air ke pabrik-pabrik tekstil yang membuat pakaian untuk beberapa merek fashion terbesar di dunia – H & M, Gap, Uniqlo. Ini juga menyediakan saluran pembuangan terbuka bagi pabrik-pabrik untuk membuang bahan kimia beracun, ribuan liter sekaligus, menciptakan bencana ekologi. di kutip dari Halaman,  Al Jazeera (3/5).

Para nelayan biasanya mencari nafkah dari Citarum, tetapi sekarang satu-satunya yang mereka tangkap adalah limbah plastik.

“Tidak ada ikan lagi di sini, karena air terlalu tercemar. Tidak ada yang tersisa,” kata Rudi, yang sekarang menghabiskan hari-harinya mengumpulkan botol plastik. Setiap hari dia mengambil lebih dari 50kg limbah plastik.

Nour, seorang ibu dari dua anak kecil, menggunakan air dari sungai untuk mencuci pakaian, mencuci piring dan mencuci sayuran.

“Warna air – kadang-kadang hitam, kadang-kadang merah,” katanya.

Nour mengatakan kedua anaknya selalu sakit. Dia menyalahkan sungai.

“Yang tertua memiliki rasa mual, tidak nafsu makan dan sakit kepala. Terakhir kali kami membawanya ke dokter, dia memberi tahu saya bahwa dia memiliki gejala-gejala masalah hati.”


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY