Polda Jabar Tetapkan Status Tersangka Kepada Pembakar Bendera Tauhid

0
246
Tersangka Pembakaran bendera Tauhid (foto Liputan6)

Keadilannews.com, – Kepolisian Polda Jabar menetapkan dua tersangka terkait pembakaran bendera tauhid. Dua orang tersebut yakni berinisial M dan F, diduga yang melakukan pembakaran.

“Iya sudah jadi tersangka,” ucap Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Surya Fana di kutip dari laman Republika pada Senin (29/10/2018). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 174 KUHP terkait sangkaan terhadap pembuat gaduh rapat umum.

Umar mengatakan penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan saksi dan juga alat bukti. Termasuk, pemeriksaan terhadap penyusup pembawa bendera bertuliskan kalimat tauhid tersebut.

Umar menyebutkan, polisi telah menetapkan tiga tersangka terkait kasus pembakaran bendera tauhid pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang digelar di alun-alun Garut, Jawa Barat. Mereka yakni dua orang pembakar, F dan M, serta U yang membawa bendera tersebut sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Tiga orang tersangka, satu orang yang membawa bendera, dua orang yang membakar bendera,” kata Umar.

U juga ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Pasal 174 KUHP pada Jumat (26/10). Pasal itu menyatakan siapapun yang mengaggu rapat umum dengan mengadakan huru-hara atau membuat gaduh dihukum paling lama tiga minggu dan dedan Rp 900. Karena ancaman di bawah lima tahun itu, polisi tidak melakukan penahanan terhadap U.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY