Komnas HAM memantau Kepolisian Berlebihan Tangani Pendemo

0
43

Keadilan News, Jakarta – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai secara kasat mata Polisi cenderung berlebihan dalam menangani gelombang demonstrasi 23-30 September di berbagai daerah. Mereka menyatakan sudah membentuk tim pemantau untuk mengumpulkan fakta terkait dugaan kekerasan yang dilakukan aparat.

Hairansyah Komisioner Komnas HAM, menyatakan tim pemantauan yang digawangi empat komisioner ini bekerja hingga dua bulan ke depan.

“Kami sudah menyampaikan, posisi dan penilaian Komnas HAM sudah jelas salah satunya tindakan berlebihan oleh aparat terhadap peserta demonstrasi. Memang ukuran formalnya diukur dari SOP, tapi kasat mata saja sudah melampaui apa yang sepantasnya,” kata Hairansyah yang juga menjadi Ketua Tim Pemantauan di Jakarta, Jumat (11/10/2019.

Hairansyah menambahkan, penilaian sementara Komnas HAM menemukan penanganan aksi pada pengujung September ini lebih parah dibanding aksi 21-22 Mei.

“Jadi kalau biasanya malam hari baru eskalasinya meningkat, tapi ini dari awal sudah ada represi. Bahkan yang di Makassar itu ketika massa aksi sudah mundur tapi mobil polisi tetap melaju dengan kecepatan tinggi.

Tim pemantauan tersebut kini tengah bekerja mengumpulkan fakta dan bukti di sejumlah daerah di antaranya Kendari, Makassar juga Jakarta. Hairansyah juga terbuka untuk menerima data atau bukti tambahan dari koalisi masyarakat sipil.

Sumber: CNN Indonesia


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY