Kepolisian: Penyerangan Terhadap Wiranto Bukan Rekayasa

0
53

Keadilan News, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Republik Indonesia Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menegaskan bahwa penusukan Menkopolhukam Wiranto bukan rekayasa atau kejadian yang dibuat-buat. Dia mengatakan bahwa orang yang sudah terpapar paham radikal memang cenderung nekat melakukan aksi penyerangan.

Wiranto diserang oleh sepasang suami istri saat berkunjung ke Menes, Pandeglang, Banten Kamis kemarin (10/10/2019).

“Tidak mungkin. Tidak mungkin ada pihak-pihak yang melakukan rekayasa,” ucap Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Dedi menegaskan bahwa radikalisme bisa membuat seseorang menjadi lebih berani untuk melakukan aksi penyerangan. Itu bisa terjadi jika paham radikalisme memang sudah melekat di benak orang yang bersangkutan.

Termasuk Syahrial Alamsyah dan Fitri Andriana yang diduga menyerang Wiranto menggunakan senjata tajam.

“Dia punya tingkat keberanian untuk menyerang aparat.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY