Hakim PN Jaksel Menolak Gugatan Praperadilan Kasus Video Luna Maya dan Cut Tari

0
233
Foto okezone celebrity org

Keadilannews.com, Jakarta – Majelis Hakim Florensani Susana membacakan putusan terkait Perkara kasus video asusila dengan tersangka Cut Tari dan Luna Maya, Selasa, 7/8/2018.

Dalam amar putusannya, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Florensani Susana menolak gugatan praperadilan yang diajukan Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Hakim beralasan pihaknya tidak berwenang untuk mengeluarkan SP3 (Surat Penghentian Penyidikan) yang sudah masuk ke tahap penyidikan.

Terkait Hal Tersebut “Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang secara hukum mengabulkan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M. dan Luna Maya Sugeng. Perkara ini bukan objek praperadilan, dan selanjutnya permohonan ini dinyatakan tidak dapat diterima,” ungkap Florensasi Susana saat membacakan amar putusannya.

Dengan status ditolaknya gugatan praperadilan, maka Cut Tari dan Luna Maya masih tetap menyandang status tersangka atas kasus video asusila yang juga melibatkan Nazril Irham alias Ariel NOAH.

“Menolak eksepsi Pemohon I dalam perkara. Menyatakan permohonan praperadilan dari Pemohon tidak dapat diterima,” lanjut hakim.

Dalam materi gugatannya LP3HI meminta hakim mengeluarkan SP3 atas kasus Luna Maya dan Cut Tari setelah 8 tahun menggantung tanpa ada kepastian hukum.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/keadilan/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 326

LEAVE A REPLY